Selasa, 29 Maret 2016

GOAL
          Anto adalah anak dari keluarga yang sederhana. Dia mempunyai cita-cita yaitu ingin menjadi seorang pemain sepak bola yang profesional dan terkenal di dunia.     
          Di usianya yang masih kecil dia sudah lihai menguasai tekhnik-tekhnik bermain sepak  bola di antara anak-anak yang lain seusianya.Namun pertumbuhan tubuh Anto tidak tumbuh seperti anak-anak yang lain seusianya. Kemudian pada usia tujuh tahun dia di bawa oleh ayahnya ke dokter untuk di periksa pertumbuhan tubuhnya. Lalu setelah Dokter memeriksa Anto, Dokterpun langsung mengobrol dengan ayah Anto untuk memberi tahukan penyakit yang di derita oleh anaknya.
Ayah           : Bagaimana kondisi anak saya dok?
Dokter        : Maaf pak, anak bapak mengidap penyakit kelainan hormon, jadi
anak bapak tubuhnya tidak akan tumbuh seperti anak- anak seusianya
Ayah          : Bagaimana cara mengobatinya dok?
Dokter        : Anak bapak harus di obati secara rutin setiap bulan agar
           Pertumbuhan tubuhnya bisa bertumbuh, dan itu membutuhkan
  biaya yang sangat besar.
Karena mereka yang ekonominya yang sederhana, maka ayahnyapun tidak mampu membiayai pengobatan Anto. “ jangankan untuk membiayai pengobatan anak say, untuk membiayai kehidupan sehari-hari keluarga saja sangat sulit”. Ucap ayah Anto.
          Karena Anto masih berusia tujuh tahun, maka ayahnya tidak memberitahu penyakit apa yang di derita olehnya.
          Anto terus-menerus berlatih sepak bola bersama teman-temannya dengan keadaan lapangan yang seadanya. Kemudian pada suatu hari banyak tersiar di televisi ada seleksi untuk masuk ke akademi salah satu klub sepak bola terbaik di dunia yaitu akademi Rhoges United. Kebetulan saat itu ayahnya melihat tayangan televisi tersebut, kemudian ayahnya berfikir “ Mungkin di situlah cita-cita anak saya bisa terwujud” ucap ayah Anto di dalam hatinya. Kemudian ayah Antopun langsung mendaftarkan Anto untuk mengikuti seleksi. Ketika mengikuti seleksi, pelatih akademi Roges United tertarik dengan permainan Anto, kemudin staf dari akademi Rhoges United memanggil ayah Anto untuk membicarakan kontrak untuk anaknya.
Staf   : Apakah bapak setuju anak bapak bergabung dengan akademi Rhoges
United
Ayah : Ya, saya setuju sekali, karena itulah impian anak saya, dia ingin menjadi
 pemain sepak bola profesional
Staf   : Kalau bapak setuju, kami akan mengontrak anak bepak, dan akan
membiayai pengobatan rutin bulanan anak bapak. Silahkan tandatangani
kontrak ini.
          Ayah Anto pun langsung menandatangani kontrak tersebut. Dan kontrak itupun jumlahnya sangat besar.
          Ketika di akademi Rhoges United dia di latih oleh pelatih yang profesional, sehingga tekhnik dan permainan sepak bolanya semakin jago dan lihai. Ketika dia sedang berlatih di akademi Rhoges United, pelatih tim inti dari klub Rhoges United melihat permainan Anto. Pelatih Rhoges United pun langsung memanggil Anto.
Pelatih : Kamu sudah menguasai banyak tekhnik-tekhnik sepak bola. Apakah
   kamu siap bergabung dengan tim inti Rhoges United?
Anto    : Ya, saya siap pak, itulah impian saya dari kecil ingin menjadi pemain
   sepak bola yang profesional
Pelatih : Baik, mulai besuk kamu dapat bergabung dengan tim inti, dan mulai
   ikut berlatih
Sejak itulah Anto memulai karir sepak bola profesionalnya. Pada permainan pertamanya dia mencetak lima gol, dan pada musim pertamanya dia juga meraih gelar juara bersama klub Rhoges United. Musim demi musim di lalui oleh Anto, dan dia sudah meraih beberapa gelar juara bersama klub Rhoges United. Namun Anto tidak hanya meraih gelar bersama klub saja, tetapi dia juga meraih beberapa gelar pribadi yaitu menjadi pemain terbaik di dunia, pencetak gol terbanyak di dunia dan yang lainnya.
Meskipun dia sudah menjadi orang yang sukses, tetapi dia selalu hidup sederhana “Aku suka hidup sederhana, aku seperti manusia pada umumnya” ucap Anto. Karena permainan dia yang lincah dan liha, dan sikapnya yang sederhana, banyak orang yang mengidolakannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar